Sep 01, 2026
Business

Koalisi Konservatif-Hijau Blok 21.000 Rumah Baru di London Utara

Proyek perumahan raksasa senilai miliaran pound sterling di London Utara terancam gagal setelah koalisi partai Konservatif dan Hijau di Dewan Enfield menar

Koalisi Konservatif-Hijau Blok 21.000 Rumah Baru di London Utara

Proyek perumahan raksasa senilai miliaran pound sterling di London Utara terancam gagal setelah koalisi partai Konservatif dan Hijau di Dewan Enfield menarik diri dari program kota baru pemerintah Inggris. Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang masa depan ribuan keluarga yang masih menghuni hunian sementara mahal sementara daftar tunggu perumahan terus memanjang.

Kota baru pertama era modern Inggris ini seharusnya menjadi warisan abadi Partai Buruh, sama seperti era Clement Attlee dan Harold Wilson pada pertengahan abad ke-20. Pemerintah telah mengonfirmasi lokasi tujuh kota baru baru-baru ini sebagai bagian dari upaya besar menangani krisis perumahan yang telah berlangsung puluhan tahun. Namun, badai anti-Buruh dalam pemilu Mei lalu telah mengubah lanskap politik secara dramatis.

Kronologi Penarikan Diri Enfield

Enfield awalnya menjadi contoh sukses ambisi perumahan Labour. Dewan sebelumnya yang dikuasai Partai Buruh mendukung penuh proyek kota baru 21.000 rumah ini karena menghadapi tekanan luar biasa. Saat itu, 3.000 keluarga ditempatkan di hunian sementara yang mahal dan tidak layak, sementara 7.000 nama tercatat dalam daftar tunggu perumahan daerah.

Situasi ini memaksa pemerintah daerah mengeluarkan jutaan pound setiap tahun untuk menyewa properti swasta bagi keluarga-keluarga tersebut. Biaya yang seharusnya bisa diinvestasikan untuk pembangunan permanen justru mengalir ke kantong pemilik properti pribadi. Ketika program kota baru diumumkan, proposal Enfield disambut antusias sebagai solusi jangka panjang.

Namun, segalanya berubah setelah pemilu Mei. Koalisi minoritas Konservatif yang didukung Partai Hijau—meskipun berlawanan dengan citra tradisional aliansi semacam itu—mengambil alih kendali dewan. Kedua partai ini sebelumnya berkampanye dengan platform anti-kota baru dan segera memberitahu pemerintah pusat bahwa mereka "menarik diri" dari program perumahan nasional tersebut.

Golf Course versus Rumah untuk Rakyat

Pertanyaan mendasar yang menghadang politisi Enfield saat ini sangat sederhana: apakah mereka lebih menghargai lapangan golf atau ribuan rumah baru bagi warga yang membutuhkan? Polly Toynbee, kolomnis The Guardian, menyebut ini sebagai pertanyaan tentang nilai-nilai politik yang fundamental.

Pendukung penarikan diri berargumen bahwa proyek kota baru akan merusak karakter pedesaan setempat dan menambah beban infrastruktur yang sudah terbatas. Namun kritikus menunjukkan bahwa argumen semacam ini selalu digunakan untuk memblokir pembangunan perumahan di seluruh Inggris selama berdekade-dekade, menciptakan apa yang disebut gerakan NIMBY (Not In My Back Yard) atau "bukan di halaman belakang saya."

Data menunjukkan bahwa krisis perumahan Inggris telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sejak Perang Dunia II. Jumlah keluarga dalam hunian sementara mencatat rekor tertinggi, sementara harga rumah terus naik jauh di atas laju kenaikan upah. Para ahli perumahan memperingatkan bahwa tanpa intervensi besar-besaran, generasi muda Inggris akan semakin tidak mampu memiliki rumah sendiri.

Dampak Terhadap Kebijakan Nasional

AspekSebelum PenarikanSetelah Penarikan
Jumlah Rumah Direncanakan21.000 unitTidak pasti
Investasi yang Dijanjikan£1,3 miliar+Tertunda
Keluarga di Hunian Sementara3.000Terus bertambah
Daftar Tunggu7.000 namaTerus bertambah

Penarikan diri Enfield berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi program kota baru pemerintah. Jika satu dewan berhasil menggagalkan proyek, dewan-dewan lain mungkin mengikuti jejak yang sama, mengancam seluruh strategi nasional untuk mengatasi krisis perumahan.

Menteri-menteri pemerintah sebelumnya telah mengonfirmasi lokasi tujuh kota baru baru-baru ini, menandakan komitmen kuat terhadap kebijakan ini. Namun, perlawanan dari tingkat lokal menunjukkan bahwa tantangan implementasi tidak kalah beratnya dengan tantangan perencanaan. "Masalahnya bukan kurangnya kehendak politik di tingkat nasional, melainkan resistensi lokal yang terorganisir dengan baik," ujar seorang analis kebijakan perumahan yang tidak ingin disebutkan namanya.

Warisan Politik yang Dipertaruhkan

Bagi Partai Buruh, proyek kota baru bukan sekadar kebijakan perumahan—melainkan warisan historis yang menghubungkan pemerintahan saat ini dengan tradisi besar partai. Kota-kota baru yang dibangun pada era Attlee dan Wilson menjadi simbol optimisme pasca-perang dan keyakinan bahwa negara bisa membangun masyarakat yang lebih adil melalui intervensi negara.

Kegagalan di Enfield akan menjadi pukulan telak bagi narasi ini. Lebih buruk lagi, hal itu akan memperkuat narasi Partai Konservatif bahwa Partai Buruh tidak mampu mewujudkan janji-janjinya meskipun memiliki kekuasaan. Koalisi Konservatif-Hijau di Enfield jelas memahami dinamika politik ini dan berusaha memanfaatkannya sebaik mungkin menjelang pemilu berikutnya.

Di sisi lain, Partai Hijau menghadapi dilema serius. Dukungan mereka terhadap Konservatif di Enfield bertentangan dengan komitmen partai terhadap keadilan lingkungan dan sosial. Aktivis Hijau lainnya di tingkat nasional telah menyuarakan kekecewaan mereka terhadap aliansi ini, menyebutnya sebagai pengkhianatan terhadap nilai-nilai dasar partai.

Sementara itu, ribuan keluarga di Enfield terjebak dalam ketidakpastian. Mereka yang saat ini menghuni hunian sementara harus terus membayar biaya sewa yang tinggi sementara harapan untuk memiliki rumah permanen semakin jauh. "Setiap bulan penundaan berarti keluarga lain yang terpaksa tidur di kamar hotel yang sempit bersama anak-anak mereka," kelu seorang aktivis perumahan lokal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lukman-hakim

Editor Ekonomi. Mantan analis pasar modal. Spesialisasi: makroekonomi, kebijakan moneter, dan perdagangan internasional.

Comments (0)

User

Popular Posts

Recommended Posts

Popular Tags

Voting Poll